BELAJAR DARI POLA HIDUP SEDERHANA ALA RASULULLAH SAW
Semua manusia pastinya ingin hidup senang, bahagia dan segala
kebutuhannya tercukupi. Apalagi zaman sekarang ini, gaya hidup hedonisem alias
konsumtif sudah merasuk ke seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang
tergolong kelompok menengah ke bawah. Keinginan yang tinggi namun tidak
diimbangi dengan kemampuan ekonomi yang cukup, tak jarang membuat mereka
menghalalkan segala cara demi memuaskan nafsunya. Contohnya mencuri, merampok,
menipu, korupsi sampai bunuh diri. Lebih banyak Mudharatnya kan dari pada
manfaatnya.
Sebagai seorang Muslim sebaiknya kita tidak mengikuti gaya
hidup seperti itu. Belajarlah dari kehidupan Rasulullah Saw yang selama
hidupnya selalu berzuhud kepada Allah SWT, dan hidup bersahaja. Ada Beberapa
cara agar kita tidak terpengaruh dengan gaya hidup seperti itu :
1.
Mendekatkan diri kepada Allah SWT
Manahan nafsu (keinginan) bagi
sebagian orang sangat sulit. Karena zaman sekarang ini sifat konsumtif pasti
dimiliki siapa saja. Banyak yang tidak bisa menghindarinya, tapi banyak juga
yang bisa menahannya agar tidak berlebihan.
Maka dari itu dekatkanlah diri kita kepada Allah SWT, agar kita mampu
untuk menahan diri dari nafsu yang tidak penting.
Berpikirlah bahwa apa yang kita miliki
ini hanyalah titipan Allah kepada kita dan suatu saat pasti akan dimintai
pertanggungjawaban atas harta yang kita punya. Jika harta kita gunakan untuk
bersedekah, berzakat dan untuk berbagi kepada sesama, maka In Sya Allah akan
berkah dan harta kita akan bertambah bukan malah berkurang. Itu janji Allah
kepada hamba-Nya yang mau berbagi dengan orang yang membutuhkan.
2.
Membiasakan membeli sesuatu untuk kebutuhan bukan
keinginan
Rasulullah Saw adalah merupakan sosok
pimpinan yang memiliki akhlak terpuji yang harus kita teladani hingga saat ini.
Salah satunya adalah pola hidupnya yang sederhana dan bersahaja. Bukannya
beliau tidak mampu membeli dan mempunyai apa yang ia inginkan, namun beliau
hanya memiliki apa yang beliau butuhkan. Beliau selalu bersyukur dengan apa
yang di berikan Allah SWT kepadanya.
3.
Membiasakan untuk hidup sederhana
Hidup sederhana ini bukan berarti tidak mampu, melainkan
menahan hawa nafsu yang tidak penting yang ada dalam diri kita. Kita tahu harta
Rasulullah Saw hanya digunakan untuk kepentingan dakwahnya pada waktu itu,
bukan untuk berfoya-foya ataupun kesenangan dirinya dan Beliau pun tak pernah hidup
bermewah-mewahan. Malah pernah ketika beliau merasakan lapar, beliau tidak
mengatakan kepada siapapun. Beliau hanya mengatakan bahwa beliau sedang berpuasa.
Itulah beberapa cara agar kita bisa terhindar dari sifat
hedonisme dan konsumtif yang berlebihan. Dan belajar dari pola hidup sederhana
Ala Rasulullah maka kita akan merasakan hidup yang damai, tentram dan berkah, serta
harta kita akan menjadi penolong kelak di akhirat.
Komentar
Posting Komentar